Dalam dada sesakKabut mengerang lalu tergeleparDan di sini kulihat IwanKetika dia menunjukkanSebuah bulan bujur sangkar.
- Taufiq Ismail
Dalam dada sesakKabut mengerang lalu tergeleparDan di sini kulihat IwanKetika dia menunjukkanSebuah bulan bujur sangkar.
2 September 1965, Pagi
Cinta pada kebebasanAdalah cinta terlarangHari ini.1965
Kemerdekaan masih bertahanKemerdekaan untuk diamSenja ini.1965
Pohon sipres. Kafe tuaDi ujung jalanSepi. Sepi jua.Langit berombakBulan di sanaSepi. Sepi namanya.
